Baranusantara.com-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tyas Fatoni, melakukan pengangkatan 99 anak asuh dari Kota Pagar Alam, Sumsel. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemprov Sumsel dalam menekan kasus stunting di wilayah tersebut.
“Pengangkatan anak asuh merupakan salah satu program prioritas kita untuk menangani stunting. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, target penurunan angka stunting di Indonesia adalah 14 persen pada tahun 2024. Kami berharap dapat mencapainya, dan di Sumsel, angka stunting lebih rendah dari angka nasional,” ujar Gubernur Fatoni.
Dalam upaya menangani stunting, Gubernur Fatoni juga mengajak seluruh instansi di bawahnya untuk ikut serta dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak tersebut. Kegiatan ini bukan hanya sekadar simbolis, namun juga diwujudkan dengan distribusi telur dan makanan tambahan kepada warga, sebagai aksi nyata mengatasi stunting di Sumsel, khususnya di Kota Pagar Alam.
“Meskipun Kota Pagar Alam memiliki prevalensi stunting terendah di Sumsel sebesar 11,6 persen, kita tetap berkomitmen untuk mencapai target zero stunting di Sumsel. Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan balita akibat kurangnya asupan gizi, tetapi juga berdampak pada menurunnya kualitas SDM di masa mendatang jika tidak segera diatasi,” tambahnya.
Langkah konkret ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Sumatera Selatan.(ril/tiara)







