,

Temukan Titik Terang, Identitas Mayat Anonim Baju Pink di Pantai Kelapa Doyong kalianda Lamsel

oleh -462 Dilihat

Baranusantara.com, Lampung Selatan – Identitas mayat anonim berbaju pink yang ditemukan di pinggir Pantai Kelapa Doyong, Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil diketahui asalnya.

Sesosok mayat diduga berjenis kelamin perempuan, sempat menggegerkan warga setempat pada hari Kamis (21/3/2024) kemarin, sekira pukul 09.50 WIB.

Kepala Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamsel, Hendri Gunawan menceritakan, awal mula identitas mayat anonim bisa diketahui.

“Awalnya, kita BPBD bersama Polairud menyerahkan jenazah ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Setelah itu, kita share di media sosial Instagram dan Facebook, semua kawan-kawan BPBD membagikan berita telah ditemukannya mayat tanpa identitas itu,” ungkap Hendri, saat dikonfirmasi, Sabtu (23/3/2024).

Baca Juga :   KEMENSOS : TAK AKAN MENGGUNAKAN LAGI E-WARUNG DALAM PENYALURAN BPNT/SEMBAKO

Hendri melanjutkan, masih di hari Kamis, sekitar jam 20.00 WIB, ia mendapat konfirmasi langsung dari Kepala BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Yan Hepi.

“Menyatakan bahwa mayat anonim tersebut ciri-cirinya sesuai dengan warganya yang hilang satu bulan lalu terkena arus banjir besar,” sambungnya.

Menurut informasi yang didapat Hendri, waktu itu ada 4 warga Bengkulu Selatan yang hilang tersapu banjir bandang dan salah satunya ciri-cirinya sama dengan yang ditemukan di pinggir Pantai Kelapa Doyong.

“Setelah itu, keesokannya Jumat (22/3), jam 21.00 WIB, BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan mengirim mobil ambulans ke Lampung Selatan menuju RSUD Bob Bazar untuk mengecek apabila benar identitasnya maka akan langsung dibawa oleh keluarganya,” timpal Hendri.

Baca Juga :   Pj Bupati OKU Tegaskan Alokasi Pembangunan di Setiap Kecamatan, Harus Benar Benar Usulan Dari Bawah

Usai menempuh perjalanan darat menggunakan mobil ambulans, pihak keluarga tiba di RSUD Bob Bazar Kalianda, hari Sabtu (23/3), jam 01.30 WIB.

Menurut pengakuan Sastryon (29) yang ikut didalam mobil ambulans, ia mengatakan kepada Hendri bahwa dirinya anak dari almarhum Marjanami (50) yang ditemukan mayatnya di pinggir Pantai Kelapa Doyong.

Kali terakhir, ibunya mengenakan kaos berwarna merah muda atau pink saat tertimpa musibah tersapu banjir bandang sebulan silam.

Almarhum Marjanami, kelahiran Curup tanggal 1 Juli 1973, tercatat sebagai warga Dusun Keban Agung 2, Desa Keban Agung, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan.

Baca Juga :   Karyawan PT Multi Media Selular (MMS) Dikeluarkan Secara Sepihak Tanpa Pesan

“Lalu dari jam 07.00 – 08.00 WIB mereka menyelesaikan administrasi setelah itu menunggu kedatangan tim Inafis Polres Lampung Selatan, jam 09.00 WIB, mereka kembali ke Kabupaten Bengkulu Selatan,” urai Hendri.

Disinggung apakah sempat dilakukan serangkaian tes antemortem untuk mencocokkan mayat dengan keluarga, Hendri menjawab dari ciri-ciri mayat yang ada sudah cukup.

“Pihak keluarga yakin dengan ciri-ciri dan pakaian yang dikenakan almarhum adalah sama, sehingga jenasah langsung dibawa pulang ke Bengkulu Selatan,” pungkasnya.

 

(*/Juhri)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.