Pelaku Persetubuhan Anak dibawah Umur Hingga Hamil diamankan Tekab 308 Presisi Polsek Palas.

oleh -508 Dilihat

Baranusantara.com, Lampung Selatan – Tekab 308 Presisi Polsek Palas mengamankan seorang pria berinisial WR (45), Pelaku Persetubuhan Anak di bawah umur warga Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), di rumahnya. Selasa, (28/02/2023), sekira pukul 19.30 Wib .

 

Pelaku di tangkap lantaran laporan dari orang tua korban LES, warga Desa Sukabakti Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, karna pelaku telah melakukan persetubuhan terhadap korban TAR (15), yang masih di bawah Umur.

 

Kapolsek Palas AKP, Andy Yunara yang langsung memimpin penangkapan pelaku munuturkan, bermula dari laporan orang tua korban yang datang ke Polsek Palas melaporkan perbuatan bejat pelaku yang dilakukan terhadap anak perempuannya,

Baca Juga :   Polsek Palas Berhasil Membongkar Praktik Kotor Pengoplosan Pupuk.

“Setelah di lakukan pemeriksaan terhadap korban dan melakukan penyelidikan keberadaan pelaku, kami langsung mengamankan pelaku di rumahnya,” ucap Kapolsek

 

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya yang pertama pada awal bulan september 2022, di rumahnya dan jelang satu minggu pelaku mengulangi perbuatannya lagi,” jelas kapolsek

 

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan dari hasil pemeriksan kepada korban, kejadian bermula saat korban di hubungi oleh pelaku melalui telpon dengan alasan untuk mengurut/memijit badan pelaku , dimana sebelumnya pelaku sudah pernah mengurut korban. Saat itulah korban di ajak berhubungan.

 

Baca Juga :   Menindak Lanjuti laporan warga Desa Kendikat Relawan Ypn kunjungi penderita Disabilitas

Korban sempat menolaknya namun karna di ancam, “Kalau kamu nurut kemauan Pakde, orang tua kamu gak kenapa-kenapa. Rumah kamu juga jadi tak buatin. Tapi kalo kamu gak mau, orang tua kamu nanti kenapa-kenapa. Dan rumah juga gak jadi dibuatin,” ancam pelaku kepada korban.

 

Itu karena orang tua korban selama ini memang bekerja untuk pelaku. Bahkan orang tua korban juga akan dibangunkan rumah di tanah milik pelaku. Karna takut dan dapat ancaman korban tidak pernah memberitahukan kepada orang tuanya.

 

Perbuatan tersebut terendus bermula dari kecurigaan warga setempat yang melihat kondisi korban seperti wanita hamil kemudian dilakukan tespeck (tes kehamilan) di Bidan desa dan hasilnya korban positif hamil.

Baca Juga :   Relawan YPN Di Bagian Reliqius,Berbagi Takjil Di Hari Ketiga Di Bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah

 

Akhirnya pada hari sabtu tanggal 25 Februari 2023 korban mau cerita bahwa dirinya telah disetubuhi olah pelaku, setelah mendengar cerita dari korban orang tua korban melapor ke polsek palas untuk proses hukum lebih lanjut.

 

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku di jerat Pasal 81 Ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 6 huruf b UU RI No.12 tahun 2022 tentang kekerasan seksual.” pungkas Kapolsek.

 

(Hms/Juhri).

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.