Mobil berpelat B 1494 tercebur Ke laut

oleh -769 Dilihat

Baranusantara com Lampung. Mobil berpelat nomor B 1494 WOW tercebur ke laut saat hendak masuk ke dalam kapal ferry Shalem, di dermaga 2 Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada pukul 22.00 WIB, Jumat (23/12).

Sementara akibat insiden itu KMP Safira dari Bakauheni menuju Merak tidak bisa sandar, hingga lima jam masih terkatung katung ditengah laut.

Kabid Humas Polda Banten membenarkan peristiwa tersebut. “Betul telah terjadi kecelakaan satu unit kendaraan Daihatsu warna silver jatuh kedalam laut pasca hendak melintas remdoor menuju kedalam kapal ferry Shalem sekitar pukul 22.00 Wib,” ucap Shinto.

Baca Juga :   Program Bantuan kesosialan,YPN Terus Bermanpaat untuk membantu masyarakat


Dalam hal ini Shinto menjelaskan kronologis kejadian terjatuhnya mobil saat hendak naik ke kapal ferry Shalem.Saat mau naik, tali di kapal melebar sehingga side rem tidak lagi menempel di kapal, penumpang di mobil ada 2 orang, suami-istri, dapat diselamatkan oleh
personel Polairud Polda Banten yaitu Bripka Atur, Bripka Hasanudin, Bripka Abdul Waris, dan Bripda Eris serta Basarnas terjun ke air dan lakukan proses rescue dengan mengunakan pelampung, serta kedua korban dibawa ke Rs. Krakatau Medika Cilegon dengan menggunakan kendaraan dinas milik Ditpolairud Polda Banten,” terang Shinto.

Baca Juga :   Olinda Sari Penderita Tumor Puluhan Tahun Warga Desa Pusar Di Bantu YPN,untuk Mendapatkan perobatan

Sementara Kapal Safira dari Dermaga 2 Bakauheni tujuan Dermaga 2 Merak hingga pukul 02.00 Sabtu 24 Desember 2022 masih terkatung katung di tengah laut, dan belum sandar. Ratusan penumpang mengeluh hingga mebuk laut.

“Kami masih terkatung katung ini bang ditengah laut. Pada mabok laut bang. Kapal penuh penumpang katanya karena ada insiden itu,” Kata Agus penumpang asal Bandar Lampung tujuan Jakarta.

Penumpang berharap Kapal cepat sandar, karena mereka mulai mual-mual dan lapar, sementara mereka tidak mendapatkan konpensasi apa-apa atas keterlambatan itu.

Baca Juga :   Relawan YPN Berbagi Di Hari ke 5 Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah ke panti asuhan/jompo Di yayasan As- Saniyah Baturaja

“Apa gak dapat konpensasi apa ya, minimal dapat makan minum. Kan bukan salah kita ini,” kata Agus yang mengaku mulai jenuh terkatung berjam jam di laut itu.

Hingga pukul 03.00, Kapal Safira masih belum juga sandat di Dermaga 2 Merak. (Sahlan)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.