KOMISI 1 DPRD OKU BERHASIL MEMPERJUANG KAN NASIB ANAK MASUK SEKOLAH JALUR ZONASI DI SMP.N 1 OKU

oleh -482 Dilihat

BATURAJA, baraNusantara COM – Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi di SMPN 1 Ogan Komering Ulu (OKU), akhirnya tuntas.

Setelah wakil rakyat dari Komisi I DPRD gencar mengklarifikasi pihak-pihak terkait secara marathon, akhirnya didapati solusi pada pertemuan pihak SMPN 1 OKU, Disdik setempat dan puluhan wali murid, di ruang Banmus DPRD OKU, Senin (10/7/23) pagi.

“Alhamdulillah, keputusan rapat hari ini sesuai permintaan wali murid,” beber Ketua Komisi I DPRD OKU, Ledi Patra didampingi Yopi Sahrudin.

Baca Juga :   Kapolres Lampung Selatan AKBP EDWIN Menyapa Warga Kecamatan Natar Lamsel dalam Kegiatan Jumat Curhat

Apa hasilnya? Dikatakan Ledi, bahwa 147 kursi calon siswa dari total 352 yang belum diumumkan, itu disepakati untuk mengakomodir calon siswa yang tidak lulus dari jalur zonasi.

“Bahwa siswa yang sejogyanya harus diterima melalui jalur zonasi, ya memang harus diterima. Dengan ketentuan, zonasi radius dibawah 1.335 meter ke bawah, dari rumah ke sekolah,” urainya.

Teknisnya nanti, sambung Ledi, itu akan diatur oleh pihak SMPN 1. Dan akan dilakukan dengan transparan.

Baca Juga :   Diduga Pembangunan Pengaman Pantai Kalianda, PT LRP Ditengarai Gunakan Material Ilegal

“Intinya, rapat ini sudah mengakomodir permintaan masyarakat. Dan diputuskan bersama bahwa kuota sisa 147 akan masuk lewat jalur zonasi maksimal radius 1.335 meter. Tidak bisa lebih dari sana,” tandasnya.

Kepala SMPN 1 OKU, Syaihon, mengaku bersyukur polemik PPDB di sekolahnya dapat diselesaikan dengan cara baik-baik.

“Endingnya bagus. Dan kami akan laksanakan sesuai keputusan hari ini,” ujarnya dibincangi usai rapat. ( * )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.