Kejaksaan Negeri Lampung Selatan menetapkan Oknum Kepala Desa Karya Tunggal,Menjadi Tersangka

oleh -692 Dilihat

Baranusantara com Lampung, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan (Kajari Lamsel) menetapkan Oknum Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, Tubagus Dana Natadipraja menjadi tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati, SH, MH menerangkan, hasil penyidikan tim Tindak Pidana Khusus mengerucut pada penetapan status tersangka terhadap sang Kades aktif tersebut.

Dasar penyidikan itu, yakni surat perintah penyidikan Nomor: Print-01/L.8.11/FD.1/06/2022 tanggal 27 Juni 2022 dan Nomor: Print. 01/L.8.11/FD.1/08/2022 tertanggal 25 Agustus 2022.

“Menetapkan tersangka atas nama Tubagus Dana Natadipraja atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan APBDes Karya Tunggal tahun anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019,” kata Kajari saat memimpin konferensi pers di Aula Kejari, Kamis (22/12/2022).

Baca Juga :   Musyawarah persiapan menyambut HUT RI ke 78 warga perumahan Griya Bukit pelangi

Kajari mejelaskan, Tubagus Dana Natadipraja disangkakan melanggar pasal primer Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah dirubah, dalam UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Subsider, Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 UU RI nomor 31 tahun 1999 juncto UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :   Pemerintah Desa Tanjung Dalam , Salurkan BLT-DD Tahap 4.

“Dasar penetapan tersangka, telah dipenuhi 2 alat bukti. Perbuatan melawan hukum tersangka Kepala Desa Karya Tunggal TDN, telah menyalahgunakan APDes Karya Tunggal tahun anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019,” tegas Dwi Astuti Beniyati.

Kajari menyebutkan, hasil hitung-hitungan kerugian negara atas dugaan penyimpangan pengelolaan APBDes Karya Tunggal sesuai hasil audit oleh Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan.

“Diperoleh hasil penghitungan kerugian negara yaitu sebesar Rp821.122.609,66,” tandas Kajari.

Pembacaan penetapan itu, disaksikan oleh Kasi Pidsus Bambang Irawan dan Kasi Intel Samiadji Noer.

Baca Juga :   Yudi Purna Nugraha SH" ketua IPSI Oku  Membuka kejuaraan pencak silat (IPSI) Ogan Komering ulu tahun 2023

Sementara itu, ketika dikonfirmasi belum dilakukan penahanan terhadap tersangka, Kasi Pidsus Kejari Lamsel Bambang Irawan mengatakan, tim penyidik sedang melengkapi berkas perkara. Jika sudah lengkap akan disegera dilakukan penahanan terhadap tersangka.

“Belum, kita mau melengkapi berkas perkara dulu,” jelas Mantan Kasi Pidsus Kejari Lampung Barat ini.

(Sahlan )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.