Gunung anak Krakatau sudah 4 kali mengalami erupsi

oleh -576 Dilihat

Baranusantara com Lampung. Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung, sejak tadi siang hingga malam sudah empat kali mengalami erupsi menurut informasi yang disiarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Erupsi yang terjadi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 350 meter di atas puncak (± 507 m di atas permukaan laut).

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi, mengatakan bahwa erupsi masih terjadi pada Jumat (27/1/2023) siang hingga tadi malam.

Baca Juga :   Relawan YPN Giat kamis Bersih Masjid" AL -Amien

PVMBG mencatat erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Jumat, tanggal (27/01/2023) pukul 13.12 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 350 mm di atas puncak, dan dari permukaan laut kurang lebih 507 m kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga condong ke arah timur laut.

Erupsi selanjutnya terjadi pukul 21.35 WIB dengan kolom abu tidak teramati, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 38 detik, sinar api teramati hingga kurang lebih 200 meter.

Baca Juga :   Dalam Rangka menyambut Bulan Suci RAMADHAN 1444 HiJRIYAH, kades Terusan,melakukan Giat Bersih" Masjid" Mushola Dan "pemakaman

Gunung Anak Krakatau pada pukul 21.44 WIB kembali mengalami erupsi, namun tinggi kolom abu tidak teramati, sinar api terlihat tinggi lebih kurang 150 m.

Pada pukul 23.28 WIB Gunung Anak Krakatau kembali erupsi, namun kolom tinggi abu tidak teramati, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 60 mm dengan durasi dua menit sembilan detik.

Tercatat selama bulan Januari ini, Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda Lampung mengalami erupsi sebanyak 31 kali, dan menjadi yang teraktif di Indonesia.

Baca Juga :   Kasus Pencurian Berat: Penangkapan Tersangka dan Proses Hukum Lanjutan

PVMBG menyarankan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif gunung api tersebut, yang statusnya Siaga (Level III). (. Sahlan )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.