Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Desa Keban Agung Oku, Terkait Dugaan Pembendungan Sungai Ogan oleh PT. SSP. Pengamanan Dari Polres Oku Berhasil 

oleh -715 Dilihat

 

Baturaja, 30 Oktober 2023

BARANUSATARA.COM – Hari ini, personel gabungan Polres Oku telah melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa yang melibatkan peran serta masyarakat terkait kinerja Kepala Desa Keban Agung serta dampak bendungan Sungai Ogan yang diduga dilakukan oleh pihak PT. SSP di Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU. Aksi ini berlangsung pada Senin pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, dan berlokasi di Halaman Kantor Pemkab OKU.

Kapolres Oku, AKBP Arif Harsono, S.I.K., M.H., memimpin pelaksanaan kegiatan pengamanan ini bersama dengan lebih kurang 150 personel Polres Oku. Sedangkan jumlah massa aksi dari Peran Serta Masyarakat OKU mencapai sekitar 100 orang yang membawa alat peraga seperti mobil, bendera, spanduk, dan sound system. Mereka berkumpul di Posko Pemenangan Heri Amalindo sebelum menuju Halaman Kantor Pemkab OKU dengan kendaraan R2 dan R4.

Baca Juga :   Rumah ketua RT O3 Dusun 05 Di kunjungi warga beramai ramai

Dalam aksi damai ini, massa melakukan orasi dan menyampaikan tuntutan. Salah satu tuntutan utama adalah mendesak Pj Bupati OKU untuk segera membentuk Tim Pencari Fakta terkait dugaan pembendungan Sungai Ogan oleh PT. SSP yang dianggap tidak diawasi dengan baik oleh Kepala Desa Keban Agung.

Selain itu, mereka meminta aparat penegakan hukum untuk memeriksa Kepala Desa Keban Agung dan pihak-pihak terkait, serta mengambil langkah hukum terkait masalah tersebut. Aksi juga meminta agar Kepala Desa Keban Agung dihentikan dari jabatannya karena diduga menerima suap dari PT. SSP dalam pembendungan Sungai Ogan.

Baca Juga :   DINAS SOSIAl KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR SERAHKAN BANTUAN KEPADA WARGA YANG RUMAH NYA TERBAKAR

Aksi ini disambut oleh Asisten I Pemkab OKU, Indra Susanto, yang menghargai aspirasi yang disampaikan. Namun, ia menekankan bahwa proses pemecatan Kepala Desa tidak instan dan harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku. Terkait permasalahan bendungan, PemKab OKU akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengkaji dampak dan izin bendungan tersebut.

Setelah audiensi yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib, diawasi oleh Personel Polres Oku dan Polsek Semidang Aji Polres Oku. (Jim)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.